
Kiper TB HIV Empati merupakan suatu upaya untuk memerangi Tuberkulosis dan HIV dengan metode Empati, dimana penjelasan Empati tersebut yaitu :
E : Edukasi
M : Motivasi
P : Pemantauan menelan obat
A : Ajarkan etika batuk
T : Tingkatkan imun penderita dengan PMT
I : Investigasi kontak
Kiper TB ini bertujuan untuk Meningkatkan penemuan terduga dan kasus TB dan TB-HIV, meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan penanggulangan TB dan TB-HIV,, meningkatkan motivasi penderita TB selama masa pengobatan dan mempermudah akses pelayanan dan penjaringan TB dengan adanya Pos TB Nagari. Terdapat 4 pilar dalam mewujudkan optimalisasi inovasi Kiper TB HIV Empati yaitu:
- Pos TBC nagari : suatu tempat untuk menjadikan layanan Tuberkulosis lebih dekat dengan masyarakat yang melibatkan kader Tuberkulosis untuk mempermudah akses pengumpulan sputum, penyuluhan dan pemantauan obat;
- Kiper TB remaja : melibatkan remaja sebagai kader Tuberkulosis untuk melakukan kita perangi Tuberkulosis dengan cara penyuluhan, penjaringan dan pemantauan Tuberkulosis;
- Kiper TB : upaya memerangi Tuberkulisis dengan obral TB, Darling TB, Molasi, dan Satgas Tuberkulosis;
- Gema Bertasbih : melibatkan remaja sebagai konselor Tuberkulosis dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dalam penjangkauan dan skrining terhadap orang dengan terduga penyakit Tuberkulosis dan orang yang beresiko terhadap infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). (dinkes/p2m)

